No Stunting, Indonesia Bebas Stunting, Ayo Cegah Stunting. Gizi Baik, tinggi dan berprestasi

4 Responses to “Kolesterol Tinggi, Picu Stroke”

  1. Sembuh Stroke mengatakan:

    Setiap penyakit pasti ada obatnya, perbaiki pola makan adalah kata kunci, ditambah dengan obat-obat herbal yang membantu mencegah atau pasca terkena penyakit stroke.

  2. Frederika Yuani Kiuk mengatakan:

    Saya masih bingung dalam anjuran diet anda tentang makanan yang perlu dihindari antara lain Minyak Kelapa dan Santan, sementara yang dianjurkan makanan yg mengandung lemak tak jenuh antara lain minyak yg berasal dr tumbuh-tumbuhan.Pertanyaan saya apakah Kelapa dan santan kelapa bukan berasal dr tumbuh-tumbuhan? Setahu saya yang mengandung kolestrol itu yang berasal dari hewani saja dan bukan dr tumbuh-tumbuhan. Saya mohon penjelasan agar tidak bingung dalam memberikan penjelasan ke orang lain. Latar belakang pendidikan saya Sarjana Gizi. Terima Kasih.

    • aa mengatakan:

      Setahuku santan atau minyak kelapa sawit bisa terhidrogenisasi menjadi minyak trans yg berbahaya karena bisa menaikan ldl dan menurunkan hdl.

      • Laksana mengatakan:

        Minyak kelapa yang masih baik / segar seharusnya aman, bahkan minyak kelapa bisa meningkatkan kolesterol baik / hdl dan mengurangi kolesterol jahat / ldl.
        Tetapi harus diperhatikan bahwa
        1.Minyak kelapa (dan minyak lainnya juga) tidak boleh digunakan untuk menggoreng berulang-ulang.
        2.Jangan gunakan minyak kelapa yang sudah tengik karena sudah terhidrogenisasi yang berbahaya bagi tubuh.

        Mestinya mudah untuk menurunkan kolesterol,
        1.kurangi porsi makan nasi putih dan makanan yg digoreng / ditumis.
        2.Ganti dengan makan havermuth tahu, tempe & sayuran yg dikukus / direbus sebentar tanpa tambahan garam.
        Sebulan saja pasti kolesterol turun cukup banyak :)

        Misal : Pagi: hevermut, Siang: bebas, Malam : Sayur + tahu / tempe rebus.

        Semoga membantu :)

Leave a Reply