Forum Diskusi
http://gizi.depkes.go.id/sigizi/forum/

Balita Rohingya Kekurangan Gizi
http://gizi.depkes.go.id/sigizi/forum/viewtopic.php?f=10&t=1108
Halaman 1 dari 1

Pengarang:  juned [ Sel Sep 19, 2017 10:27 pm ]
Subjek post:  Balita Rohingya Kekurangan Gizi

Kondisi pengungsi Rohingya di Bangladesh yang memprihatinkan benar-benar menyentuh rasa kemanusiaan para donatur dari tanah air. Tak ayal bantuan dari bangsa Indonesai terus mengalir dengan cepat salah satunya beras yang terkumpul 2 ribu ton dalam waktu dua pekan.

Informasi mengenai kondisi pengungsian rcti streaming Rohingnya itu terus di-update oleh tim kemanusiaan. Aksi Cepat Tanggap (ACT). ”Dari Chittagong, tepat di sepanjang perbatasan antara Myanmar inilah membludak luar biasa jumlah pelarian pengungsi Rohingya yang sebelumnya berasal dari SIttwe, Negara Bagian Rakhine,” ungkap Media and Public Relations Aksi Cepat Tanggap (ACT), Shulhan Syamsur Rijal, di Jakarta (19/9).

Di Sittwe, kata Shulhan, persekusi dan genosida memburu orang-orang Rohingya. Taktik “bumi hangus” dilancarkan oleh Militer Myanmar dengan membakar ribuan kampung-kampung Rohingya. Ketika rumah mereka dibakar, kampung mereka habis tidak bersisa, tak ada pilihan lain selain lari dan mengungsi.

Rahadiansyah selaku anggota Tim Kemanusiaan ACT untuk Rohingya yang tiba di Bangladesh sejak Jumat (1/9) mengungkapkan, kondisi mereka begitu memprihatinkan. Banyak dari mereka yang terlihat ketakutan dan lunglai, tak terkecuali anak-anak.

”Bayi dan balita kekurangan asupan gizi karena tidak mendapatkan asi dari ibunya. Ibu mereka cukup stres sehingga asi pun tidak keluar. Apalagi para lansia yang terlihat ringkih dengan tongkat jalan mereka. Mereka butuh suplemen untuk menambah stamina tubuh,” papar Rahadiansyah yang akrab disapa Anca. Menurutnya, pemberian bantuan pengungsi baru Rohingya di Bangladesh pun semakin penting.

Saat ini, Anca mengungkapkan setidaknya ada empat kebutuhan utama yang sangat dibutuhkan. Di antaranya pangan, nutrisi dan suplemen, shelter, dan pakaian layak pakai. “Di atas itu semua, panganan siap saji paling dibutuhkan saat ini,” tambah Anca.

Bantuan pangan terbesar, 2.000 ton dari Cepu dan Bojonegoro streaming rcti berupa beras. Mengapa beras? ”Tak ada yang mengelak, bahwa Indonesia negeri agraris dengan kekayaan produksi beras yang melimpah. Apalagi, beras pun menjadi makanan utama sebagian besar masyarakat Asia. Tidak terkecuali, beras menjadi makanan pokok yang dikonsumsi ratusan ribu sampai sejuta lebih komunitas Rohingya yang terkucil dan tertindas,” ungkap Anca.

Halaman 1 dari 1 Waktu dalam UTC + 7 jam
Powered by phpBB® Forum Software © phpBB Group
https://www.phpbb.com/