Forum Diskusi

Media komunikasi interaktif
Sekarang ini Rab Jan 29, 2020 1:00 pm

Waktu dalam UTC + 7 jam




   [ 1 post ] 
Pengarang Pesan
PostDipost: Sel Des 26, 2017 7:38 pm 

Bergabung: Min Nov 30, 2014 6:52 pm
Post: 41
Risiko perempuan untuk terkena serangan jantung koroner lebih rendah dibanding dengan laki-laki. Ini karena perempuan memiliki hormon estrogen yang dapat melindung dari penyakit jantung koroner dan stroke. Namun semakin usia bertambah, jumlah hormon ini dalam tubuh juga berkurang, terutama saat memasuki usia menopause.


“Sayangnya, karena rendahnya risiko terkena penyakit jantung koroner, mnctv online perempuan cenderung mengabaikan kondisi kesehatannya. Apalagi jika ia adalah ibu bekerja yang waktunya banyak digunakan untuk mengurus keluarga dan pekerjaannya. Padahal saat umur sudah bertambah dan hormon berkurang jumlahnya, perempuan akan lebih rentan terkena penyakit berbahaya, salah satunya adalah penyakit jantung koroner,” jelas Dr. dr. Amiliana Mardiani Soesanto, SpJP dari Departemen Kardiologi & Kedokteran Vaskuler FKUI/RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, dalam siaran pers yang diterima Investor Daily di Jakarta, Selasa (26/12).


Karena itu, tambah Syahlina Zuhal, Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, para ibu bekerja harus selalu memperhatikan kesehatan tumbuhnya.

“Ibu adalah tiang keluarga, bahkan bisa dibilang bahwa ibu itu adalah tiang negara. Dengan tugas mulia ini, ibu tidak boleh lalai menjaga kesehatan diri. Karena itu, Yayasan Jantung Indonesia mengajak para ibu, terutama ibu bekerja, agar selalu menjalani gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit kardiovaskuler,” ungkap Syahlina.


Secara umum, risiko penyakit jantung yang terutama adalah merokok, kolesterol tinggi, hipertensi, kencing manis, riwayat keluarga, dan menopause. Untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung, dr. Amiliana memberikan beberapa saran bagi para ibu bekerja:


· Membina hubungan baik dengan anggota keluarga dan lingkungan di tempat bekerja. Kondisi yang baik di rumah dan di tempat kerja akan membantu mengurangi stres dari ibu bekerja.

· Memiliki me time. Ibu tetap harus memiliki waktu untuk diri sendiri melakukan relaksasi atau hobi.

· Menerapkan manajemen waktu yang baik. Perempuan sebagai sosok yang multitasking harus mengatur waktunya dengan baik dan disiplin dalam menjalaninya.

· Menjalani gaya hidup sehat. Termasuk di dalamnya adalah menghindari rokok baik secara tv online bola aktif maupun pasif, hidup aktif dengan berolahraga 30 menit sehari lima kali dalam seminggu, pola makan dengan gizi seimbang, mengelola stres, dan memeriksa kesehatan secara rutin.


Atas
   
 
Tampilkan post-post sebelumnya:  Urutkan sesuai  
   [ 1 post ] 

Waktu dalam UTC + 7 jam


Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu


Anda tidak dapat membuat topik baru di forum ini
Anda tidak dapat membalas topik di forum ini
Anda tidak dapat mengubah post anda di forum ini
Anda tidak dapat menghapus post anda di forum ini
Anda tidak dapat mempost lampiran di forum ini

Cari:
Lompat ke:  
cron
POWERED_BY