Forum Diskusi

Media komunikasi interaktif
Sekarang ini Kam Des 12, 2019 10:50 am

Waktu dalam UTC + 7 jam




   [ 1 post ] 
Pengarang Pesan
PostDipost: Jum Apr 27, 2018 1:48 pm 

Bergabung: Min Nov 30, 2014 6:52 pm
Post: 40
Service kesehatan jadi perhatian serius DPRD Gunungkidul. Bahkan juga, parlemen Bumi Handayani jadikan service kesehatan jadi satu diantara catatan strategis DPRD atas laporan info pertanggungjawaban (LKPJ) bupati 2017. Catatan ini tidak sebatas menyinggung service kesehatan di RSUD Wonosari ataupun puskesmas. Tetapi juga jangkauan kepesertaan Tubuh Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

”Upaya promotif serta preventif di bagian kesehatan kurang maksimum, ” ucap juru bicara Pansus LKPJ 2017 Maryanta, membacakan catatan strategis waktu rapat paripurna (rapur) di gedung DPRD Gunungkidul Kamis (26/4).

Penilaian ini mengacu banyak pasien di beberapa rumah sakit. Hampir saban hari kamar di beberapa bangsal rumah sakit di Gunungkidul penuh dengan pasien. Dari itu, pansus merekomendasikan pemkab tingkatkan inovasi dalam usaha promotif serta preventif.

”Tidak sebatas sosialisasi, ” ucapnya.

Masalah beda yang tidak kalah pelik yaitu kwalitas service kesehatan. Baik di RSUD ataupun puskesmas. Lambatnya perlakuan sampai penelantaran pasien masih tetap sering berlangsung. Demikian halnya dengan kekeliruan diagnosis. Menurut dia, catatan miring itu karena beberapa aspek. Diantaranya, kurangnya dokter jagalah di puskesmas.

”Mereka banyak yang merangkap jadi kepala puskesmas, ” lanjutnya.

Dalam peluang itu, Maryanta juga menyinggung kepesertaan BPJS Kesehatan. Sampai saat ini banyak warga yang belum juga terkaver jaminan kesehatan. Efeknya, jamak diantara mereka yang malas berobat karena terhalang cost. Walau keadaannya sakit. Karenanya, pansus mereferensikan supaya pemkab serius mendata ulang warga yang masih tetap tercecer. Satu diantara langkahnya dengan melibatkan pemerintah desa.

”Dengan demikian, dapat di ketahui keperluan anggarannya berapakah, ” tuturnya.

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi tidak menolak catatan pansus LKPJ. Dia mengaku service di beberapa pusat service kesehatan pelat merah memanglah perlu perhatian spesial. Termasuk juga pegawai, karyawan, sampai dokternya. Itu dikerjakan karena service kesehatan miliki peranan vital.

”Ke depan ada juga dokter yang akan diambil, ” kata Immawan saat disinggung tentang kekurangan dokter.

Lantas, bagaimana dengan kepesertaan BPJS Kesehatan? Menurut dia, www yalla shoot com BPJS Kesehatan sendiri cukup seringkali merekomendasikan supaya pemkab teratur lakukan pembaruan data.

”Agar jangan pernah ada masalah tidak pas tujuan, ” kata Immawan.


Atas
   
 
Tampilkan post-post sebelumnya:  Urutkan sesuai  
   [ 1 post ] 

Waktu dalam UTC + 7 jam


Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu


Anda tidak dapat membuat topik baru di forum ini
Anda tidak dapat membalas topik di forum ini
Anda tidak dapat mengubah post anda di forum ini
Anda tidak dapat menghapus post anda di forum ini
Anda tidak dapat mempost lampiran di forum ini

Cari:
Lompat ke:  
cron
POWERED_BY