Forum Diskusi

Media komunikasi interaktif
Sekarang ini Sen Des 10, 2018 6:53 am

Waktu dalam UTC + 7 jam




   [ 1 post ] 
Pengarang Pesan
PostDipost: Rab Mar 29, 2017 12:40 am 

Bergabung: Rab Jan 11, 2017 6:11 am
Post: 19
Kakak tiri pedangdut Ridho Roma, Debby Veramasari mengakui keluarga besar sempat terkejut atas peristiwa yang menimpa adiknya itu. Bahkan, keluarga besar pedangdut senior Rhoma Irama sempat mengadakan pertemuan pasca Ridho tertangkap di sebuah hotel di Jakarta Barat pada Sabtu, 25 Maret 2017 dini hari.

“Engga nyangka sih emang. Ini tidak terduga ya,” ujar Debby usai menjenguk Ridho Rhoma di kantor Kepolisian Resor Jakarta Barat, Ahad, 26 Maret 2017.

Debby menuturkan untuk sementara keluarga sepakat memberikan dukungan dan mengembalikan kondisi psikologis Ridho Rhoma. Sementara itu, kuasa hukum esok hari berencana mengajukan permohonan assessment agar pedangdut itu bisa direhabilitasi.

Debby mengatakan meskipun sempat terkejut ayahnya, Rhoma Irama, bertekad mendukung anak yang melanjutkan jenjang karirnya itu. Apalagi, Rhoma beserta Soneta group telah menandatangi kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memerangi obat terlarang.

“Kebetulan papah juga baru saja tanda tangani kerja sama dengan BNN untuk berantas narkoba. Jadi mas Rido ini kan sebetulnya memang salah satu korban dari keganasan narkoba di Indonesia saat ini. Papah semakin termotivasi untuk terus memberantas narkoba,” ujar Debby.

Debby menuturkan menerima peristiwa yang menimpa keluarganya dengan lapang dada. Dia dan keluarga menilai kejadian yang menimpa Ridho merupakan ujian bagi keluarga besarnya. Ia berharap setelah berhasil melawati ujian, Ridho bisa berbenah diri untuk menjadi manusia yang lebih baik, baik itu karir atau pendidikannya.

“Apa yang terjadi pada Mas Ridho sekarang, yang terjadi pada keluarga saya sekarang, bisa terjadi kepada siapa saja ya. Narkoba kan tidak pandang bulu ya. Engga pernah memilih orang,” ujar Debby.

Ridho Rhoma dan seorang temannya masih ditahan setelah ditangkap di sebuah hotel di Jakarta Barat, pada Sabtu pagi, 25 Maret 2017, pukul 04.00 WIB. Dari harga kamera fujifilm penangkapan itu, petugas menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya, 0,7 gram sabu-sabu dan alat pengisapnya atau bong pada Ridho.


Atas
   
 
Tampilkan post-post sebelumnya:  Urutkan sesuai  
   [ 1 post ] 

Waktu dalam UTC + 7 jam


Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu


Anda tidak dapat membuat topik baru di forum ini
Anda tidak dapat membalas topik di forum ini
Anda tidak dapat mengubah post anda di forum ini
Anda tidak dapat menghapus post anda di forum ini
Anda tidak dapat mempost lampiran di forum ini

Cari:
Lompat ke:  
cron
POWERED_BY