Forum Diskusi

Media komunikasi interaktif
Sekarang ini Sab Jan 25, 2020 10:19 am

Waktu dalam UTC + 7 jam




   [ 1 post ] 
Pengarang Pesan
PostDipost: Rab Sep 20, 2017 12:24 am 

Bergabung: Jum Apr 29, 2016 10:55 am
Post: 16
Ditengah semangat bupati Lampung Timur yang menggalakan kabupaten ramah anak, nyatanya tiga SKPD lupa mengatasi pasien gizi jelek.

Fajri pasien gizi jelek asal desa Sindang Anom kecamatan Sekampung Udik berumur 16 bulan pada akhirnya dibawa pulang kembali pada tempat tinggal oleh orang tuanya sesudah dirawat sepanjang empat hari di RSUD Sukadana.

Menurut Jumeno orangtua Fajri, mereka kompas tv streaming dijemput oleh pihak Dinas Sosial supaya anak mereka ingin dirawat di RSUD Sukadana karna menanggung derita gizi buruk

Sesampainya di RSUD mereka ditinggal saja oleh pihak dinsos serta dinkes, mereka tidak tahu langkah supaya memperoleh service gratis.

Awalannya mereka memanglah menampik karna mencemaskan cost perawatan serta cost sepanjang dirawat namun pihak dinas sosial memberikan keyakinan mereka.

Pada akhirnya sesudah empat hari dirawat yaitu dari tanggal 12 september pada hari sabtu 17 september mereka pulang karna berasumsi hanya geser tidur. Yang mirisnya sekali lagi mereka dipakai cost umum.

Kepala Dinas Sosial Mahmud Yunus waktu didapati diruang kerjanya Selasa (19/9) berjanji juga akan menindak lanjuti.

Awalannya Kadis Sosial mengungkap ketidak tahuannya juga akan laporan pasien gizi jelek, bahkan juga menyebut stafnya serta stafnya mengakui tidak paham.

Walau demikian sesudah dipertunjukkan berkas dari Fajri yang nyatanya berkas lengkap dari dinas sosial yang di tanda tangani sekertaris Dinas Sosial baru terperangah.

Menurut Yunus mengaku kalau Dinas sosial memanglah tak ada biaya untuk membiayai masalah persoalan seperti itu.

Yunus sendiri berjanji juga akan bekerjasama serta juga akan mengusahakan pengembalian cost rumah sakit yang sudah di keluarkan orangtua Fajri.

Pihak Dinas Kesehatan serta rumah sakit hingga berita ini di turunkan belum juga bisa di konfirmasi.

Waktu wartawan menyambangi kantor Dinas Kesehatan, Kepala Dinas serta Sekretaris tak ada ditempat begitu juga dengan kabid Yankes, disamping itu dr Nanang sebagai Direktur RSUD Sukadana waktu dihubungi lewat telpon tidak ingin mengangkat.

Hal semacam ini memperoleh respon serius dari ketua Fraksi Nasdem Faizal Risa. Waktu dihubungi lewat telp Ijal panggilan akrabnya menyayangkan peristiwa itu.

“Ini problem kemanusiaan, janganlah dipandang sepele, streaming kompas tv umumnya pasien gizi jelek itukan dari keluarga tidak dapat jadi pemerintah daerah lewat skpd berkaitan mesti menanganinya”

“Kita mensupport program bupati supaya Lampung Timur jadi Kabupaten ramah anak serta itu yang bukan sekedar bicara masalah kekerasan serta diskriminasi anak walau demikian juga meliputi juga masalah gizi serta pendidikan layak buat anak anak Lampung Timur.


Atas
   
 
Tampilkan post-post sebelumnya:  Urutkan sesuai  
   [ 1 post ] 

Waktu dalam UTC + 7 jam


Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu


Anda tidak dapat membuat topik baru di forum ini
Anda tidak dapat membalas topik di forum ini
Anda tidak dapat mengubah post anda di forum ini
Anda tidak dapat menghapus post anda di forum ini
Anda tidak dapat mempost lampiran di forum ini

Cari:
Lompat ke:  
cron
POWERED_BY