Forum Diskusi

Media komunikasi interaktif
Sekarang ini Jum Des 13, 2019 1:56 am

Waktu dalam UTC + 7 jam




   [ 1 post ] 
Pengarang Pesan
PostDipost: Sel Sep 19, 2017 12:32 am 

Bergabung: Jum Feb 06, 2015 5:35 pm
Post: 81
Pakar nutrisi dr Tan Shot Yen merekomendasikan supaya orang-orang tidak konsumsi daging dengan berlebihan serta cukup cuma selebar telapak tangan untuk hindari kandungan lemak jemu yang berlebihan.

" Semuanya yang berlebihan pasti tidak baik. Tidak makan daging juga stock lemak badan telah banyak. Protein seperlunya, selebar telapak tangan, bila berlebihan, ginjal usaha keras. Kasihan, " kata dokter Tan seperti diambil dari tayangan pers Kementerian Kesehatan di Jakarta, Jumat (1/9).

Dia menyebutkan dalam daging kambing serta sapi terdapat lemak jemu yg tidak baik bila dikonsumsi dengan berlebihan.

Tan juga mengungkap lemak dari gajih hewan adalah kalori tertinggi yang begitu lambat diolah serta mengakibatkan gemuk.

Untuk menghindar hal itu, orang-orang diinginkan bisa mengontrol jumlah makan daging kurban dengan memerhatikan porsinya. Berdasar pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang disarankan th. 2013, keperluan protein dewasa rata-rata 65 gr perorang dalam satu hari. Daging bisa dikonsumsi dua hingga 3x dalam satu minggu.

Diluar itu cermati juga langkah memasak daging yang baiknya dibuat dengan masak prima. Daging yang digoreng juga akan menaikkan kandungan lemak dari minyak goreng, sedang bila dibakar juga akan berisiko menaikkan zat karsinogenik penyebabnya kanker.

Tan menyarankan baiknya memasak daging lewat cara di rebus serta dikonsumsi dengan sayur serta buah supaya penuhi gizi seimbang.

Tan memberikan supaya orang-orang lakukan pilih ruang daging yang kurang berlemak seperti ruang perut, terlebih jeroan.

" Tips-nya, untuk daging kedalam sebagian kantung plastik sesudah dicuci bersih, lalu masukan ke freezer. Tidak mesti semuanya dibuat sekalian, " kata dokter Tan.

Dia juga mengingatkan di siaran tv streaming supaya daging yang dibuat memakai santan baiknya dikonsumsi sekali habis. " Janganlah dihangatkan terlebih dibuat kembali. Santannya telah tidak sehat, " kata Tan.

Dokter Tan kembali mengingatkan Pergerakan Orang-orang Hidup Sehat (Germas) dengan makan dibarengi sayur, lalapan serta buah. Juga akan tambah lebih sehat bila konsumsi nasi merah atau beras coklat tumbuk. Dan pilih karbohidrat tinggi serat yang berwarna-warni seperti umbi-umbian.

" Butuh protein nabati, tempe tahu umpamanya. Tidak terserang suhu tinggi segera, lupakan memasak lewat cara dibakar serta digoreng. Janganlah lupa juga makan ikan. Apa yang berada di ikan, tak ada dalam daging merah, "


Atas
   
 
Tampilkan post-post sebelumnya:  Urutkan sesuai  
   [ 1 post ] 

Waktu dalam UTC + 7 jam


Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu


Anda tidak dapat membuat topik baru di forum ini
Anda tidak dapat membalas topik di forum ini
Anda tidak dapat mengubah post anda di forum ini
Anda tidak dapat menghapus post anda di forum ini
Anda tidak dapat mempost lampiran di forum ini

Cari:
Lompat ke:  
cron
POWERED_BY