Forum Diskusi

Media komunikasi interaktif
Sekarang ini Kam Des 12, 2019 10:30 am

Waktu dalam UTC + 7 jam




   [ 1 post ] 
Pengarang Pesan
PostDipost: Kam Apr 12, 2018 2:08 pm 

Bergabung: Min Mei 11, 2014 6:02 pm
Post: 68
Menggalakkan makan ikan di kalangan anak-anak harusnya menjadi prioritas utama.
Berbeda dengan sumber pangan lain, ikan memiliki kandungan protein tinggi, mudah dicerna, enak, dan pada saat tertentu bahkan berharga ‘murah meriah.’
Namun, dalam prakteknya,bein sport live streaming orangtua tak peduli dengan makanan yang dikonsumsi anak-anaknya.
Meski ikan memiliki kandungan protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh, namun orangtua lazimnya tak memprioritaskan buat si anak.

Tidak mengherankan, angka stunting atau anak bertubuh pendek di Aceh masih berada di urutan teratas secara nasional.
Stunting ditandai dengan terlambatnya pertumbuhan. Tubuh sang anak gagal mencapai tinggi badan yang normal dan sehat sesuai usia.
Dengan kata lain, stunting merupakan kekurangan gizi kronis atau kegagalan pertumbuhan pada anak.

Di Aceh, berbagai program dicanangkan untuk menggalakkan anak-anak makan ikan.
Pemerintah bahkan mencanangkan gerakan ‘Ayo Makan Ikan’ secara nasional.

Pemerintah Aceh pun menyahuti dengan berbagai program. Dinas Kelautan dan Perikanan, melatih ratusan pelajar SD Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School untuk membuat aneka makanan olahan ikan di Koperasi Binaan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Lampulo, Banda Aceh.

Kegiatan ini merupakan program DKP Aceh untuk menggalakkan makan ikan di kalangan generasi muda.

Kepala DKP Aceh Ir. T. Diauddin mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan program perdana pihaknya, khususnya dalam mengajarkan siswa cara membuat nugget ikan, bakso ikan, dimsum, sosis, dan produk lainnya.

“Kita melibatkan anak-anak membuat sosis, nugget, agar mereka tahu dan mau mengonsumsi makanan sehat, sehingga bisa meningkatkan kesehatan dan intelektual mereka. Dengan makanan yang sehat, penuh gizi dan protein, bisa menjadi bangsa yang kuat dan cerdas,” tandas Diauddin, seraya memantau anak-anak yang sedang membuat nugget.

DKP Aceh berharap program pembuatan makanan sehat ini bisa berkembang di tengah masyarakat. Kegiatan ini akan digelar rutin, sehingga siswa, guru, dan orang tua paham mana makanan yang sehat. Lebih dari itu, mereka akan terbiasa mengunsumsi ikan dan produk olahannya.

“Selain itu, makanan yang kita buat hari ini tidak ada penyedap rasa, tak ada pengawet dan bahan kimia apa pun. Kualitas ikan yang digunakan pun yang terbagus, dengan kadar protein hingga 20 persen,” tandasnya kembali.

_________________
yalla shoot


Atas
   
 
Tampilkan post-post sebelumnya:  Urutkan sesuai  
   [ 1 post ] 

Waktu dalam UTC + 7 jam


Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu


Anda tidak dapat membuat topik baru di forum ini
Anda tidak dapat membalas topik di forum ini
Anda tidak dapat mengubah post anda di forum ini
Anda tidak dapat menghapus post anda di forum ini
Anda tidak dapat mempost lampiran di forum ini

Cari:
Lompat ke:  
cron
POWERED_BY